Pertanyaan tersebut sangat sering ditanyakan kepada saya baik di tempat praktik maupun saat bertugas di rumah sakit. Terus terang saya sering kebingungan bagaimana memberi jawaban dan tips yang benar-benar lengkap di saat saya tidak punya banyak waktu karena saya harus melayani begitu banyak pasien yang lain.

Masalah susah hamil ini bukanlah masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan gampang. Saya harus memberikan banyak tips secara lengkap agar semuanya jelas. Bila waktunya singkat seperti di tempat praktik atau rumah sakit, saya kesulitan memberikan penjelasan yang lengkap.

Dari kendala inilah timbul ide saya untuk menulis sebuah buku yang mengupas tuntas tentang masalah ketidaksuburan ini. Dengan merangkum semua informasi dan tips dalam satu buku, pasien-pasien saya bisa lebih mengerti apa-apa saja yang sebaiknya dilakukan agar bisa segera hamil. Walaupun kesibukan saya cukup padat, saya mulai menyempatkan diri untuk menulis buku ini di awal tahun 2011.

Pada bulan Agustus 2011, buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil ini resmi diterbitkan oleh penerbitan online Digi Pustaka dan hingga saat ini sudah naik cetak sebanyak 10 kali. Sejak buku saya diterbitkan, saya telah menolong RIBUAN pasangan suami istri di seluruh Indonesia dan bahkan pasangan suami istri asal Indonesia yang bermukim di Australia, Malaysia, Singapura dan Hong Kong.

Syukur alhamdulillah sudah banyak sekali Ibu yang berhasil hamil setelah membaca dan mengikuti semua petunjuk dari buku saya. Beberapa ibu bahkan berkenan untuk berbagi kisah sukses hamilnya di sini. Saya sangat bersyukur atas keberhasilan mereka dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada saya.

cara cepat hamil

Cara Cepat Hamil

Sabtu, 28 September 2013

Liga Jerman : Dortmund Pesta Gol ke Gawang Freiburg

Penyerang Borussia Dortmund Robert Lewandowski (kanan) melewati adangan bek Freiburg Matthias Ginter, pada pertandingan Bundesliga, di Signal Iduna Park, Sabtu (28/9/2013).

Borussia Dortmund meraih kemenangan 5-0 atas Freiburg, pada pertandingan Bundesliga, di Signal Iduna Park, Sabtu (28/9/2013). Dengan hasil tersebut, Dortmund menguasai klasemen dengan nilai 19, atau hanya unggul selisih gol dengan pesaing terdekat, Bayern Muenchen.

Pesta Dortmund dibuka dengan gol Marco Reus pada menit ke-35. Reus membobol gawang Freiburg dengan tendangan kaki kanan dari jarak dekat, memanfaatkan tembakan Robert Lewandowski yang diblok kiper Oliver Baumann.

Reus memperbesar keunggulan Dortmund menjadi 2-0 pada menit ke-45. Gol kali ini merupakan hasil tembakan penalti, yang diberikan setelah wasit Markus Schmidt menilai Fallou Diagne melanggar Lewandowski. Atas pelanggaran itu juga, Diagne diganjar kartu merah.

Lewandowski akhirnya masuk daftar pencetak gol pada menit ke-58. Dari tengah kotak penalti, ia mengirimkan bola kiriman Marco Reus ke sudut kiri bawah gawang dengan tembakan kaki kanan.

Lewandowski kembali masuk daftar pencetak gol pada menit ke-70. Kali ini, menaklukkan Baumann dengan tendangan kaki kiri dari jarak dekat, memanfaatkan umpan Jonas Hofmann.

Jakub "Kuba" Blaszczykowski mengubah angka di papan skor menjadi 5-0 pada menit ke-79. Setelah lepas dari adangan Christian Gunter, ia menggiring bola melewati Baumann dan kemudian meloloskan bola ke sudut kanan bawah gawang dengan tendangan kaki kanan, dari sudut sempit.

Selama pertandingan, menurut catatan Bundesliga, Dortmund melepaskan 27 tembakan akurat, dengan 17 di antaranya dari tengah kotak penalti, sementara Freiburg hanya menciptakan dua ancaman serius.

Dortmund: 1-Roman Weidenfeller; 4-Neven Subotic, 15-Mats Hummels, 19-Kevin Grosskreutz, 37-Erik Durm; 6-Sven Bender (21-Oliver Kirch 45), 10-Henrik Mkhitaryan (16-Jakub Blaszczykowski 61), 11-Marco Reus (7-Jonas Hofmann 62), 17-Pierre-Emerick Aubameyang, 18-Nuri Sahin; 9-Robert Lewandowski

Freiburg: 1-Oliver Baumann; 3-Fallou Diagne, 28-Matthias Ginter, 30-Christian Guenter; 4-Gelson Fernandes, 17-Jonathan Schmid, 20-Francis Coquelin (41-Immanuel Hohn 45), 23-Julian Schuster (27-Nicolas Hofler 66); 14-Admir Mehmedi, 35-Sebastian Freis (31-Karim Guedé 74)

Wasit: Markus Schmidt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar