Pertanyaan tersebut sangat sering ditanyakan kepada saya baik di tempat praktik maupun saat bertugas di rumah sakit. Terus terang saya sering kebingungan bagaimana memberi jawaban dan tips yang benar-benar lengkap di saat saya tidak punya banyak waktu karena saya harus melayani begitu banyak pasien yang lain.

Masalah susah hamil ini bukanlah masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan gampang. Saya harus memberikan banyak tips secara lengkap agar semuanya jelas. Bila waktunya singkat seperti di tempat praktik atau rumah sakit, saya kesulitan memberikan penjelasan yang lengkap.

Dari kendala inilah timbul ide saya untuk menulis sebuah buku yang mengupas tuntas tentang masalah ketidaksuburan ini. Dengan merangkum semua informasi dan tips dalam satu buku, pasien-pasien saya bisa lebih mengerti apa-apa saja yang sebaiknya dilakukan agar bisa segera hamil. Walaupun kesibukan saya cukup padat, saya mulai menyempatkan diri untuk menulis buku ini di awal tahun 2011.

Pada bulan Agustus 2011, buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil ini resmi diterbitkan oleh penerbitan online Digi Pustaka dan hingga saat ini sudah naik cetak sebanyak 10 kali. Sejak buku saya diterbitkan, saya telah menolong RIBUAN pasangan suami istri di seluruh Indonesia dan bahkan pasangan suami istri asal Indonesia yang bermukim di Australia, Malaysia, Singapura dan Hong Kong.

Syukur alhamdulillah sudah banyak sekali Ibu yang berhasil hamil setelah membaca dan mengikuti semua petunjuk dari buku saya. Beberapa ibu bahkan berkenan untuk berbagi kisah sukses hamilnya di sini. Saya sangat bersyukur atas keberhasilan mereka dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada saya.

cara cepat hamil

Cara Cepat Hamil

Kamis, 26 September 2013

Sinta Nuriyah Pakaikan Peci Gus Dur ke Kepala Jokowi

Sinta Nuriyah memberikan sebuah peci milik almarhum suaminya, Abdurrahman Wahid kepada Gubernur DKI Joko Widodo. Pemberian hadiah itu dilakukan usai Jokowi menjadi key note speaker Hari Lahir ke 9 Wahid Institute.

Gubernur DKI Joko Widodo mendapat kejutan seusai menjadi pembicara Harlah ke-9 Wahid Institute. Istri Almarhum Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah, memberi hadiah khusus, yakni peci milik almarhun suaminya, kepada Jokowi.

Pemberian hadiah tersebut dilakukan selesai Jokowi menceritakan kisahnya menata sejumlah tempat di Jakarta yakni Waduk Ria Rio, Waduk Pluit, Pasar Tanah Abang dan sebagainya. Cerita Jokowi mendapat sambutan yang meriah dari hadirin.

"Tolong, Pak Jokowi jangan duduk dulu. Akan ada kejutan bagi Pak Jokowi dari Ibu Nuriyah," sela pembawa acara, di Jakarta, Kamis (26/9/2013) siang.

Tak beberapa lama, Sinta Nuriyah dengan kursi rodanya naik ke atas panggung bersama putri sulungnya, Yenni Wahid. Dipandu pembawa acara, istri mantan presiden keempat tersebut pun menyematkan sebuah peci berwarna krem dengan corak garis emas di sepanjang sisinya ke kepala Jokowi.

"Ini adalah peci milik almarhum Gus Dur," ujar sang pembawa acara yang langsung disambut tepuk tangan sangat meriah dari para hadirin.

Jokowi tersenyum lebar mendapat hadiah spesial. Dia tak mengucapkan sepatah kata pun. Jokowi langsung sungkem kepada Sinta.

"Jokowi ini punya persamaan prinsip dengan Gus Dur, apa itu? 'Gitu aja kok repot'. Itu yang sama. Ngapain repot, pokoknya terjun langsung ke lapangan saja, sederhana," ujar pembawa acara.

Dalam acara yang diselenggarakan di halaman Wahid Institute tersebut, turut hadir beberapa tokoh nasional di antaranya Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, dan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Ronnie F Sompie.

Sumber: kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar